Para Remaja Telah Beralih Dari Facebook?

ARWUDA  - Munculnya Facebook telah mendapatkan perhatian dari para remaja, namun beralihnya mereka ke situs sosial media lain telah membuktikan bahwa situs yang dikatakan sebagai jejaring sosial terbesar di dunia ini mengalami perlambatan.

Ditarik ke situs-situs seperti Foursquare dan Tumblr, para remaja pun akhirnya tersebar keluar dari Facebook. Menurut perusahaan penelitian pasar, YFirm, 18% dari para remaja lebih senang untuk check-in di Foursquare dibandingkan di Facebook dan 10% lainnya mengatakan Pinterest adalah website yang lebih baik untuk browsing.

Para Remaja Telah Beralih Dari Facebook?

Malorie Lucich, Manajer Perhubungan untuk Facebook mengatakan,“Kami mendukung perkembangan website seperti ini dan website-website yang bergabung dengan Facebook pun terkenal karena ini”.

Dihadapkan dengan banyaknya penelitian investor setelah hasil penjualan saham ke publik yang mengecewakan, Facebook sedang berada dibawah tekanan untuk melaporkan perkembangan peningkatan dan pendapatan ke Wall Street.

Setelah lebih dari 8 tahun lahirnya Facebook, para Orang tua sudah mulai menambahkan anak-anaknya menjadi teman di Facebook. Hal inilah yang menghilangkan nilai menarik Facebook di mata para remaja, menurut Jake Katz, kepala Arsitek di YPulse.  Alasan lainnya dikarenakan para remaja sudah membagi-bagi kehadiran digital mereka. Ini pun lebih menjamin privasi mereka. Contohnya seperti Instagram yang memiliki fitur di foto pengguna di halaman “Popular”.

“Ada rasa baru yang menarik yang tidak dimiliki oleh Facebook” ujar Katz.

Untuk memenuhi kepentingan peningkatan mobile, dimana banyak para remaja “berselancar” di internet dan chatting, Facebook telah membuat langkah-langkah untuk membuat aplikasi mobile menjadi bagian penting dari Facebook.

Facebook pun sudah membagi fungsi situsnya menjadi beberapa aplikasi mobile yang terpisah seperti Facebook Messenger dan Facebook Pictures. Perubahan ini dapat menarik para remaja karena identitas online-nya pun tersebar di beberapa situs.

Ditambah lagi, jejaring sosial ini sedang menguji cara untuk mengijinkan anak di bawah 13 tahun untuk berpartisipasi di Facebook dengan pengawasan Orang tua.

Mari kita tunggu hasil selanjutnya dari Facebook!

ARWUDA - Social Media Agency in Jakarta

 | Comments (0)

Comments (0)


Add a Comment





Allowed tags: <b><i><br>Add a new comment: